Perburuan Lutung Jawa Di Muaragembong Bekasi Makin Marak Terjadi

Perburuan Lutung Jawa Di Muaragembong Bekasi Makin Marak Terjadi

1747
2
SHARE

lutung jawa

Bekasi, Bekasiurbancity.com – Masih Tingginya tingkat perburuan Liar di Indonesia dan status hukum atau perundang – undangan yang masih sangat lemah, membuat sejumlah satwa Asli maupun endemik di Indonesia masuk ke dalam status Hampir Punah ataupun Konservasi. Seperti Hal nya di Muaragembong Bekasi, letaknya yang berada di sebelah utara kota Bekasi, membuat kondisi Alamnya masih liar dan masih banyak Wilayah yang belum di jejaki oleh manusia. Sebagian besar Wilayah Muaragembong adalah Hutan Bakau serta Hutan Rawa, Wilayah yang cocok untuk Habitat Satwa Liar.

Menurut Data dari Kementrian Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, ada 7 Satwa yang dilindungi oleh Undang – undang di wilayah  muaragembong diantarnya Lutung Jawa, Babi rusa, Kucing Hutan, Buaya Muara, Lutung Emas, Makaka, dan beberapa Jenis Burung yang masuk ke dalam kategori Hampir punah. Satwa Liar Lainnya ada Berang – berang, Ular, Biawak, dan Musang.

Tak heran kalau wilayah tersebut menjadi Sasaran para pemburu liar, Belum lama tepat satu hari kemarin 1 mei 2014, seorang pemburu berhasil ditangkap oleh warga sekitar, pemburu tersebut tertangkap tangan sedang menembaki Lutung Jawa, namun sayang Satu ekor Lutung menjadi korban dan tak bisa diselamatkan.

10253870_10152411909479181_3694311793447205787_nFoto lutung yang tewas akibat ditembak oleh Pemburu

Menurut Kesaksian salah seorang warga dan juga koordinator Elkail Muaragembong, Samba mengatakan Lutung yang menjadi korban pemburu tersebut tewas karena terkena 2 luka tembakan di kaki dan di matanya. Samba juga menjelaskan kronologis kejadiannya kepada Bekasiurbancity saat diwawancarai, “Kejadiannya itu Sekitar pagi pukul 09:00 saya sedang berada di kecamatan, tiba – tiba teman saya bernama Zenal memberitahu kepada saya bahwa sambil membawa karung penuh darah yang berisi lutung, dan dia menjelaskan kepada saya bahwa ada warga yang menembak lutung, pelaku bernama Jenal(35) memberikan alasannya bahawa ia tidak sengaja menembak lutung, awalnya ia mau menembak burung tapi malah terkena lutungnya, namun dari jasad lutung yang di bawa sama zaenal saya lihat ada 4 bekas luka tembak, dikaki dan dimata.”

Pelaku akhirnya di bawa ke kantor polisi setempat, setelah di Intrograsi oleh warga. Padahal sebelumnya sudah diberikan tanda peringatan Di larang berburu di setiap Hutan Bakau maupun Hutan Rawa oleh Elkail Muaragembong ( organisasi lingkungan di muaragembong ) dan Komunitas Bekasi Green Attack ( Komunitas Lingkungan diBekasi ).

Padahal Satwa Lutung jawa sudah masuk perlindungan undang – undang negara, Kepmen Kehutanan dan Perkebunan Nomor : 733/Kpts-II/1999 menetapkan bahwa Lutung Jawa adalah satwa yang tergolong dilindungi, karena jumlah dan keberadaannya yang sudah jarang dijumpai di Pulau Jawa.

Samba berharap dengan adanya kejadian ini bisa menjadi Intropeksi maupun koreksi, “Padahal tanda dilarang berburu sudah di pasang dimana – mana, tetapi nyatanya masih ada saja warga ataupun warga dari luar muaragembong masih berburu satwa – satwa Liar yang ada disini, ini tandanya saya bersama tim Elkail serta Komunitas Bekasi Green Attack harus lebih gencar lagi mensosialisasikan tentang larangan berburu ke warga sekitar, agar nantinya jika ada warga sekitar ataupun dari luar muaragembong datang kesini untuk berburu bisa sama – sama saling menjaga atau mengingatkan, dan Sanksi Adat akan segara kami terapkan juga disini nantinya, terakhir yang paling penting adalah peran serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi yang harus ikut serta mensosialisasikan hal ini.” (eko)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY