Pekerjaan Proyek Saluran di Jalan Kartini Bekasi Dikeluhkan Warga

Pekerjaan Proyek Saluran di Jalan Kartini Bekasi Dikeluhkan Warga

904
0
SHARE
Ilustrasi, Proyek Saluran Air di Jalan Ir.H. Juanda. Foto : Nico Andreanus/Bekasiurbancity.com

Bekasi, Bekasiurbancity.com – Saat ini Dinas Bina Marga dan Tata air (Disbimarta) Kota Bekasi, Jawa Barat sedang gencarnya memperbaiki saluran air di berbagai titik rawan banjir maupun genangan. Mengingat setiap hujan turun Kota Bekasi selalu muncul genangan dimana – mana maka saluran air diperlebar agar air yang tergenang bisa cepat mengalir.

Namun sayangnya proyek saluran di Jalan RA Kartini, Kota Bekasi, Jawa Barat, banyak dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Selain membuat macet juga kotor.

Terlebih lagi para pedagang yang berada di jalan RA Kartini, karena jalan tersebut memang selalu ramai dan menjadi salah satu pusat kuliner di Kota Bekasi. Namun ketika proyek saluran berjalan jalan RA Kartini otomatis menjadi sepi karena kendaraan tak ada yang boleh melintasi jalan tersebut.

“Kami kan dagang, kalau kios ketutup begini kan pembeli jadi males,” kata Nunik, warga.

Keluhan ini disampaikan karena adanya pekerjaan menjadikan kios terhalang. Selain itu, Jalan RA Kartini di ujungnya juga ditutup karena proyek crossing. Pengumuman penutupan jalan dan mengalihkan melalui Jalan Mayor Oking membuat kemacetan parah di kawasan Proyek.

Pantuan bekasiurbancity.com dilokasi saat mengamati penutupan dan pengalihan jalan berada di ruas pertigaan Jalan Ir H Juanda. sejumlah alat berat dan petugas tampak tengah mengerjakan saluran yang dibuat di bawah jalan.

Saluran di Jalan Kartini dikerjakan mulai dari RW 01 sampai 03, Bekasi Timur. Awalnya warga menduga pihak RW yang belum menyampaikan ke warga. Namun setelah dicek memang RT RW belum diberi tahu terkait proyek ini.

Proyek ini juga memangkas sejumlah pohon peneduh. Akibat material menjadikan jalan makin sempit.

Lurah Margahayu Andi kepada media mengatakan turut menyesalkan sikap pemborong yang menurutnya tidak berkomunikasi dengan masyarakat setempat. Namun, dia menyebut mendukung program penataan saluran.

NO COMMENTS

Comments are closed.