Makna Hari Kartini

Makna Hari Kartini

1165
0
SHARE

hari-kartini-wallpaperBUCStyle, Bekasiurbancity.com – Tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini. Ya, R.A Kartini, pahlawan nasional yang memperjuangkan emansipasi wanita dan kesetaraan gender. Dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang (Door Duisternis Tot Licht), Kartini berjuang agar wanita mendapatkan persamaan hak dalam berbagai ranah kehidupan, khususnya pendidikan dan harus tetap menjunjung tinggi kodrat kewanitaannya.

Dan kini, entah siapa yang memulai dulu, Hari Kartini selalu diperingati dengan simbol-simbol kewanitaan, seperti pakaian baju daerah, parade baju daerah, lomba memasak, lomba busana, lomba merias. Hari Kartini hampir identik dengan pakaian daerah. Apalagi di sekolah-sekolah, dan kini merambah di perkantoran. Peringatan Hari Kartini hanya terbatas pada seremoni, tanpa menyentuh aspek substansi tentang makna emansipasi wanita.

Peringatan Hari Kartini sudah turun-temurun seperti sekarang, tentu boleh saja. Tidak ada yang melarang. Tapi sayangnya, Peringatan Hari Kartini sekarang hanya mempertegas sifat-sifat kewanitaan semata. Pakaian adat, lomba masak, lomba busana, tanpa ada Hari Kartini juga sudah menjadi ciri khas seorang wanita. Bukankah perayaan semacam ini malah menunjukkan wanita bersifat diskriminatif ? Jadi, bagaimana kaum pria harus merayakan Hari Kartini juga.

Lalu bagaimana kita memaknai Hari Kartini ? Sederhana saja, setiap kita, baik wanita maupun pria patut memperingtai Hari Kartini sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri agar tetap tumbuh, dari posisi hari ini menjadi lebih baik lagi di masa datang. Apa yang masih gelap dalam diri kita hari ini harus mampu kita ubah menjadi terang di hari esok dan masa datang. Di era sekarang, jangan ada lagi kegelapan dalam diri, dalam bentuk nafsu, kesombongan, arogansi, bahkan egoisme. Kita semua sebagai pribadi, boleh punya pendidikan tinggi, status sosial hebat, pekerjaan mentereng, namun di saat yang sama, kita masih memiliki sifat, sikap, dan perilaku yang gelap. Dan semua itu hanya kita yang tahu …! Maukah kita mengubahnya menjadi terang ?

Jadi, makna Hari Kartini saat ini adalah membangun KESADARAN pada diri kita sendiri, wanita dan pria harus SADAR

-       Sadar dalam belajar agar mengetahui kelemahan diri

-       Sadar dalam bekerja agar kita mampu menguasai pekerjaan

-       Sadar dalam mengenal diri agar kita mampu mengenal hati kita

-       Sadar dalam pergaulan agar kita mudah bersosialisasi

-       Dan KESADARAN dalam HIDUP agar berguna di DUNIA dan AKHIRAT

Kesadaran itulah yang harus di bangun oleh kita di dalam rumah, di sekolah, di kantor, di lingkungan sosial, bahkan di manapun  Hari Kartini adalah momentum untuk menjadikan diri kita hari ini dan esok lebih terang dari hari sebelumnya …. Selamat Hari KARTINI …..

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY