Bandung Legend Akan Berhadapan dengan Tajama FC Bekasi di Semifinal Piala Suratin

Bandung Legend Akan Berhadapan dengan Tajama FC Bekasi di Semifinal Piala Suratin

702
0
SHARE
Bandung Legend pesta 11 gol ke gawang Al-Jabbar FC Cirebon. Pertandingan lanjutan Grup E Piala Suratin 2014 Zona Jawa Barat di Lapangan Progresif

Bekasi, Bekasiurbancity.com – Semifinal piala suratin akan mempertemukan Kesebelasan Bandung Legend dengan Tajama FC Bekasi. Sebelumnya Kesebelasan Bandung Legend lolos ke semifinal Piala Suratin 2016 setelah menang tipis 1-0 atas Depok United pada babak ”8 Besar” di Lapangan Pusdikpom Kota Cimahi, Sabtu (05/11/2016). Sedangkan Tajama FC Bekasi yang menekuk Persikab Kabupaten Bandung 3-0 di tempat yang sama.

Pada babak pertama, Bandung Legend harus bersusah payah menaklukan kegigihan Depok United. Bahkan mereka dikurung oleh serangan bertubi-tubi Depok United.

Kerja sama apik Fadillah Haris bersama Gunawan Saputra berkali-kali menembus jantung pertahanan Bandung Legend. Bahkan sedikit tendangan pemain Depok United yang menemui sasaran.

Mistar gawang masih menyelamatkan gawang M Fadli dari kebobolan. Sedikitnya 3 tendangan keras pemain tengah dan depan Depok United membentur tiang.

Mendapat kartu kuning menit ke-26, penyerang Depok United Ghifari Ramadhan terpaksa ditarik keluar pelatih Wahyu Ramadhani. Bayu Yudha pun masih memperkuat lini serang Depok United menit ke-36.

Masuknya Bayu semakin membuat lini belakang Bandung Legend kedodoran. Mereka sulit membendung kecepatan Bayu yang sesekali diakhiri tendangan jarak jauh meski masih membentur tiang.

Meskipun demikian, Bandung Legend pun sudah mulai keluar dari tekanan. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat pelatih Yayi Yasykur memasukan striker Cepi Andika untuk menggantikan pemain tengah Mochammad Bambang menit ke-40.

Pergantian itu cukup efektif dengan semakin leluasanya Bandung Legend masuk daerah pertahanan Depok United. Namun sampai turun minum skor masih kacamata.

Memasuki babak kedua, serangan silih berganti belum terlihat membahayakan. Hujan di babak pertama yang menguras tenaga rupanya membuat tempo permainan menurun di babak kedua.

Meski demikian, Cepi menjadi pembeda bagi Bandung Legend di menit ke-72. Menerima umpan jauh dari kiper, Cepi lolos dari hadangan bek Depok Irfan Maulana sebelum akhirnya menceploskan bola menyusur tanah di pojok kanan gawang Wahyu Saputra.

Meski sempat terlecut dan bermain semakin agresif, Depok United tak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit akhir dibunyikan wasit Abdul Aziz. Skor 1-0 untuk Bandung Legend.

Seusai pertandingan, Yayi mengaku anak asuhnya sempat kebingungan di babak pertama. “Mereka belum tahu kekuatan Depok United karena belum pernah bertemu sebelumnya,” ucapnya.

Menurut Yayi, anak asuhnya baru bisa membaca kelemahan dan kelebihan anak-anak Depok di akhir babak pertama. Oleh karena itu ia sengaja memainkan 3 striker hingga akhir babak kedua.

Sementara itu Persikab terhentak oleh gol tendangan bebas Husnul Yaqin yang membawa Tajama unggul 1-0 pada menit 9 babak pertama. Meski berusaha balik menyerang, kekuatan berimbang membuat skor kedua tim tak berubah sampai turun minum.

Mencoba membalas di babak kedua, usaha anak-anak Persikab terus menemui jalan buntu. Justru mereka kembali kecolongan setelah bek Fauzan Rifandi berhasil memperdaya kiper Rizky Rinaldhi dan memperbesar keunggulan Tajama menjadi 2-0.

Unggul dua gol membuat pelatih Tajama Ibrahim Boyor sedikit tenang dan berani menyimpan striker utamanya Gilang Ramadhan pada menit 70. Ramadhani Syahputra yang menggantikan Gilang membayar kepercayaan Ibrahim dengan golnya pada menit 80. Skor akhir 3-0 untuk Tajama FC.

Ibrahim puas dengan penampilan anak asuhnya. “Kami yakin bisa menembus final karena melawan Bandung Legend,” ujarnya.

Tanpa menganggap remeh lawan, Ibrahim menegaskan bahwa anak asuhnya selalu termotivasi jika melawan tim-tim asal Bandung. Namun ia tetap akan mewaspadai permainan Bandung Legend yang cukup solid.

NO COMMENTS

Comments are closed.